Saat ini banyak penulis telah memaparkan berbagai model yang menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen dalam melakukan pembelian secara online (melalui internet), salah satunya seperti yang diuraikan oleh Joey F George menggunakan teori perilaku terrencana Azjen, 1985, 1991) sebagai dasar teoritis. Dari hasil penelitiannya, disimpulkan bahwa faktor privasi, kepercayaan dan pengalaman terbukti telah menjadi faktor utama yang mempengaruhi konsumen dalam melakukan pembelian melalui internet.
Menurut hasil penelitian tersebut, jika konsumen telah mulai memiliki pengalaman (experiences) dengan internet, maka mereka cenderung akan melakukan pembelian pertamanya melalui internet, dan mereka semakin berpengalaman, maka mereka akan semakin sering membeli melalui internet. Semakin konsumen berpengalaman dengan pembelian melalui internet, maka konsumen akan mulai mempercayai metode pembelian melalui internet. Akan tetapi konsumen yang terlalu membatasi penggunaan data pribadinya untuk keperluan internet, ternyata memiliki sikap negatif terhadap pembelian melalui internet. Hal ini bisa diatasi dengan meyakinkan konsumen bahwa informasi pribadi mereka tidak akan disebarluaskan tanpa seijin orang yang bersangkutan.
Kelemahan dari hasil penelitian Joey F George tersebut adalah pengaruh privasi, kepercayaan dan pengalaman terhadap niat beli konsumen melalui internet diteliti dengan hanya mengambil satu elemen dalam TPT, yaitu “sikap terhadap embelian melalui internet”. Model tersebut tidak memasukkan elemen norma subyektif dan kontrol keperilakuan yang dirasakan (PCB) seperti yang disyaratkan oleh TPT, oleh karena itu perlu dibuat suatu model hipotesis baru yang memasukkan semua elemen dalam TPT, yaitu elemen “faktor sosial” yang mewakili elemen “norma subyektif”.
Dalam hal ini, pendapat dari teman dan kerabat tentang pentingnya membeli melalui internet dianggap mempengaruhi seseorang dalam menentukan niat untuk membeli melalui internet. Sedangkan elemen “pengalaman masa lalu” dengan internet merupakan elemen dalam “kontrol keperilakuan yang dirasakan” yang akan mempengaruhi niat konsumen untuk membeli melalui internet. Setelah model hipotesis tersebut diuji dengan menggunakan data primer, maka diharapkan akan diperoleh model baru dalam penelitian tentang perilaku konsumen dalam pembelian melalui internet.
Sumber : Lana Sularto. “Pengaruh Privasi ,Kepercayaan dan Pengalaman Terhadap Niat Beli Konsumen Melalui Internet” JURNAL EKONOMI & BISNIS 2004, halaman 14.
Sebagai tamabahan, berikut ini merupakan beberapa tips dalam internet marketing.
1. Kepercayaan. Dalam dunia internet, pembeli dan penjual tidak bisa bertatap muka langsung. Oleh karena itu, bagi penjual menamkan kepercayaan sangat penting. Agar pembeli mau bertransaksi dengan penjual. Cara untuk menanamkan kepercayaan antara lain adalah dengan cara tunjukkan identitas diri anda secara jelas, seperti nama asli, alamat serta nomor telepon.
2. Membangun kredibilitas. Apabila anda membuka toko online yang menjual komputer dan anda memuat artikel-artikel tentang komputer pada website anda maka pengunjung website anda akan percaya bahwa anda adalah seorang ahli komputer. Dengan begitu kredibilitas anda akan terbentuk
3. Menampilkan testimoni dari konsumen. Promosi dari mulut ke mulut masih merupakan promosi yang sangat efektif. Jadi sangatlah penting untuk menampilkan testimoni (kesaksian atau komentar) dari para pembeli yang telah menikmati produk anda.
4. Beriklan melalui artikel. Maksudnya adalah tulislah artikel misalnya tentang komputer, kemudian secara halus tunjukkanlah kepada pembaca toko online anda. Informasi yang ada pada artikel tersebut akan menarik pembaca dan pembaca akan terpengaruh untuk mengunjungi toko online anda.
5. Buatlah website anda menarik bagi pengunjung. Banyak cara untuk menarik pengunjung, diantaranya :
a.Konten dari website yang sering di-update.
b.Situs yang interaktif. Yang dimaksud interaktif disini adalah pegunjung bisa berpartisipasi di website anda. Misalnya dengan pengunjung bisa mengomentari tulisan anda, atau memuat tulisan mereka sendiri bila dimungkinkan.